Sekilas

Rabu, 24 Juli 2013

MUJIZAT ITU NYATA (sebuah kisah nyata)

Kisah nyata ini terjadi di sebuah Rumah Sakit di Tennessee, USA. Seorang
ibu muda, Karen namanya sedang mengandung bayinya yang ke dua.
Sebagaimana layaknya para ibu, Karen membantu Michael anaknya
pertama yang baru berusia 3 tahun bagi kehadiran adik bayinya. Michael
senang sekali akan punya adik. Kerap kali ia menempelkan telinganya
diperut ibunya. Dan karena Michael suka bernyanyi, ia pun sering menyanyi bagi adiknya yang masih diperut ibunya itu. Nampaknya Michael amat
sayang sama adiknya yang belum lahir itu.

Tiba saatnya bagi Karen untuk melahirkan. Tapi sungguh diluar dugaan,
terjadi komplikasi serius. Baru setelah perjuangan berjam-jam adik Michael
dilahirkan. Seorang bayi putri yang cantik, sayang kondisinya begitu buruk
sehingga dokter yang merawat dengan sedih berterus terang kepada
Karen; bersiaplah jika sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi.Karen dan suaminya berusaha menerima keadaan dengan sabar dan
hanya bisa pasrah kepada yang Kuasa. Mereka bahkan sudah menyiapkan
acara penguburan buat putrinya sewaktu-waktu dipanggil Tuhan. Lain
halnya dengan kakaknya Michael, sejak adiknya dirawat di ICU ia
merengek terus!Mami, aku mau nyanyi buat adik kecil! Ibunya kurang tanggap.
Mami, … aku pengen nyanyi! Karen terlalu larut dalam kesedihan dan
kekuatirannya.
Mami, … aku kepengen nyanyi! Ini berulang kali diminta
Michael bahkan sambil meraung menangis. Karen tetap menganggap
rengekan Michael rengekan anak kecil. Lagi pula ICU adalah daerahterlarang bagi anak-anak.

Baru ketika harapan menipis, sang ibu mau mendengarkan Michael. Baik,
setidaknya biar Michael melihat adiknya untuk yang terakhir kalinya.
Mumpung adiknya masih hidup! Ia dicegat oleh suster didepan pintu kamar
ICU. Anak kecil dilarang masuk!. Karen ragu-ragu. Tapi, suster…. suster tak
mau tahu; ini peraturan! Anak kecil dilarang dibawa masuk!
Karen menatap tajam suster itu, lalu katanya: Suster, sebelum menyanyi
buat adiknya, Michael tidak akan kubawa pergi! Mungkin ini yang terakhir
kalinya bagi Michael melihat adiknya! Suster terdiam menatap Michael dan
berkata, tapi tidak boleh lebih dari lima menit!Demikianlah kemudian Michael dibungkus dengan pakaian khusus lalu
dibawa masuk ke ruang ICU. Ia didekatkan pada adiknya yang sedang
tergolek dalam sakratul maut.

Michael menatap lekat adiknya lalu dari
mulutnya yang kecil mungil keluarlah suara nyanyian yang nyaring

You
are my sunshine, my only sunshine, you make me happy when skies are
grey …” Ajaib! si Adik langsung memberi respon. Seolah ia sadar akan sapaan sayang dari kakaknya. You never know, dear, How much I love you. Please dont take my
sunshine away. Denyut nadinya menjadi lebih teratur. Karen dengan haru
melihat dan menatapnya dengan tajam dan terus,terus Michael!
teruskan sayang!bisik ibunyaThe other night, dear, as I laid sleeping, I
dream, I held you in my hands  dan sang adikpun meregang, seolah
menghela napas panjang. Pernapasannya lalu menjadi teraturll alwaysT love you and make you happy, if you will only stay the same  Sang adik
kelihatan begitu tenang sangat tenang.Lagi sayang! bujuk ibunya sambil mencucurkan air matanya. Michael terus
bernyanyi dan adiknya kelihatan semakin tenang, relax dan damailalu tertidur lelap.

«Suster yang tadinya melarang untuk masuk, kini ikut terisak-isak
menyaksikan apa yang telah terjadi atas diri adik Michael dan kejadian
yang baru saja ia saksikan sendiri.

Hari berikutnya, satu hari kemudian si adik bayi sudah diperbolehkan
pulang. Para tenaga medis tak habis pikir atas kejadian yang menimpa
pasien yang satu ini. Mereka hanya bisa menyebutnya sebagai sebuah
therapy ajaib, dan Karen juga suaminya melihatnya sebagai Mujizat Kasih
Ilahi yang luar biasa, sungguh amat luar biasa! tak bisa mengungkapkan
dengan kata-kata.Bagi sang adik, kehadiran Michael berarti soal hidup dan mati. Benar bahwa
memang Kasih Ilahi yang menolongnya. Dan ingat Kasih Ilahi pun
membutuhkan mulut kecil si Michael untuk mengatakan How much I love
you.Dan ternyata Kasih Ilahi membutuhkan pula hati polos seorang anak kecil Michael untuk memberi kehidupan. Itulah kehendak Tuhan, tidak ada
yang mustahil bagiNYA bila IA menghendaki terjadi.


Note:
Kadang hal-hal yang menentukan dalam diri orang lain  Datang dari
seseorang yang kita anggap lemah Hadir dari seseorang yang kita tidak
pernah perhitungkan maka bukalah mata hati kita mana tahu yang
datang itu adalah pertolongan dari Tuhan sekalipun datangnya dalam
wujud yang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By Galihghung
2009 - 2016