Sekilas

Jumat, 26 Februari 2016

Review : Rookies Film Jepang

Sebenarnya udah cukup lama mau ngereview film ini secara film ini merupakan film yang cukup lama juga,  cuman karna pengen detail dan bagus hingga banyak di pikir tapi akhirnya ga jadi2 dan ga beres2 tapi akhirnya di paksa selesai juga.
ROOKIES MOVIE (2009)
Film ini merupakan sekuel dari versi dorama dan versi sp nya , setelah di ajak bersemangat oleh doramanya yang menguras energi dan agak kecewa dengan versi sp nya yang kebanyakan hanya mengulang cuplikan dari versi doramanya. Versi dorama yang mungkin menguras hati karna mungkin sudah banyak yang tahu bagaimana ending versi doramanya  dan  versi sp yang hanya hanya memberi sedikit  informasi selain tentang guru Kawato , guru kawato yang di skors karna hasil perjanjian . Tapi akhirnya guru Kawato kembali lagi ke sekolah Futagotamagawa.
Kali ini Aniya dkk sudah masuk tingkat akhir di sekolah sma nya , dan saat penerimaan anggota club Baseball ternyata tidak ada yang tertarik masuk karna semua masih menganggap club tersebut hanya berisi para berandal.
Club tersebut hanya mampu menarik 2 anggota baru yaitu  Akahoshi seorang pemain baseball yang keren tapi tak tertarik untuk ikut latihan dengan yang lainnya karna merasa levelnya sudah tinggi , sementara ada Hamanaka yang mengidolakan Hitsaraku sejak kejadian di sekolah menengah pertama mereka meski semua itu  merupakan hanya salah faham . Adegan Hitsaraku di kejar2 oleh Hamanaka pun di buat sangat lucu karna semua tahu bahwa Hitsaraku hanya pemain cadangan di club baseball.
Bersama Kawato club kembali membangun impian mereka untuk meraih Koushien , juara untuk kejuaraan  base ball tingkat smu . Setelah di versi dorama mereka harus gagal karna banyak hal yang terjadi bahkan banyak yang harus cedera setelah babak perempat final yang mereka hadapi habis2an .  Kawato  kali ini mengajak  anggota club untuk merasakan acara kelulusan yang merupakan moment yang penting dan paling akan di ingat oleh siapa pun.
Akhirnya Hamanaka mengetahui siapa Hiratsuka sebenarnya ,  hal yang membuat Hamanaka kecewa karna Hiratsuka tak sehebat pemikirannya tapi setelah melihat bagaimana kerja keras Hiratsuka , Hamanaka akhirnya memilih untuk tetap bergabung dengan club baseball , sementara Akahoshi mulai membuka matanya juga , melihat  bagaimana serius nya team Nikogaku untuk mencapai Koshien apalagi setelah kejadian Mikoshiba yang harus cedera kakinya karna menolong Akahoshi hingga tak bisa ikut bertanding menuju koushien bersama yang lain padahal hal tsb sudah jadi impian bahkan di tunggunya , apa lagi mereka kini berada tingkat akhir. Akhirnya Akahoshi ikut bergabung dengan club untuk menggantikan Mikoshiba .
Tak seperti doramanya yang di ceritakan detail di versi film ini pertandingan2 di awal kompetisi di ceritakan dapat Nikogaku lalui dengan tak terlalu sulit , tak seperti versi doramanya yang mereka lalui dengan jatuh bangun , hal yang membuatku sedikit kecewa .
Perkiraanku yang salah karna mungkin itu sudah di pikirkan oleh sang sutradara karna ternyata tingkat keseruan dan ketegangan memang di puasatkan pada pertandingan final melawan sekolah Sasazaki yang merupakan juara bertahan dan sangat populer .
Feel penuh perjuangan Para  anggota club mulai berasa di saat sangat susahnya mereka mendapat point dari Sasazaki . Bahkan wakan harus mengalami cedera parah , meski dengan susah payah juga akhirnya mereka dapat dari Shinjo yang terlihat tak pernah gentar dan paling setia kawan itu .
Emang suasana pertandingan yang tak bisa di ungkapkan oleh tulisan , emang mungkin ada yang berpendapat bahwa ada beberapa adegan lebay dan terlihat sangat drama , tapi entahlah bagiku berlebihannnya itu malah yang bikin mengharukan dan memperasa rasa  perjuangan mereka.
Akhirnya dengan susah payah , kerja keras dan  keajaiban Futagotamagawa bisa meraih Koushien , hal yang sangat mengejutkan tapi sekaligus mengharukan jika melihat bagaimana perjuangan anggota club untuk mendapat Koushien di versi dorama yang harus gagal di tahun sebelumnya tapi kini akhirnya terbayar  meski dengan harus berdarah -darah untuk mendapatkan nya , sosok Kawato sbg Rookie dalam melatih sebuah club memang sangat luar biasa.
" Berjuang hingga detik terakhir " itulah mungkin  yang ingin di sampaikan oleh film ini , karna tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup ini .
Banyak adegan yang aku suka dalam film ini membuat akau bingung untuk memilihnya , tapi yang paling aku suka adalah Aniya yang menangis di hampir akhir-akhir pertandingan  karna tak percaya mereka sudah melangkah jauh samapi bisa ke final. Juga adegan 2 terakhir saat setiap anggota club mengucapkan terimakasih pada Kawato mengharukan , juga adegan terakhir para anggota club yang akhirnya bisa merasakan kelulusan sekolah mereka dengan bangga. Aku juga suka ma karakter tiap anggota club yang di bawakan pas oleh para aktornya .
Rekomended bangeut buat bikin semangat , bikin speechless karna saking semangatnya .
9/10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By Galihghung
2009 - 2016