Sekilas

Minggu, 07 Juli 2013

Rumput (Grass)

Rumput merupakan tumbuhan monokotil, mempunyai sifat tumbuh, yaitu membentuk rumpun, tanaman dengan batang merayap pada permukaan, tanaman horisontal dengan merayap tetapi tetap tumbuh ke atas dan rumpun membelit (Sarwono,1987). Menurut Sistematika taxonominya Rumput termasuk sebagai berikut:

 

Sistematika Taxonomi                        Golongan

Phylum                                           Spermatophyta

Sub phylum                                     Angiospermae

Class                                                  Monocotyl

Ordo                                                   Glumiflora

Family                                                  Graminae

Sub Family                                          Panicoldea

Genus                                       Pennisetum, Panicum, Setaria

Spesies                                         Purpureum, Maximum

 

Sedangkan rumput dalam pengelompokkannya dibagi menjadi dua yaitu rumput potong dan rumput gembala. Yang termasuk dalam kelompok rumput potongan adalah rumput yang memenuhi persyaratan: memiliki produktivitas yang tinggi, tumbuh tinggi secara vertikal dan banyak anakan seerta responsif terhadap pemupukan.Termasuk kelompok ini antara lain: Pennisetum perpureum, Pannicum maximum, Euchlaena mexicana, Setaria sphacelata, Pannicum coloratum, Sudan grass (AAK, 1983).

Rumput gembala merupakan jenis rumput yang memiliki ciri-ciri antara lain: tumbuh pendek atau menjalar dengan stolon, tahan terhadap renggutan atau injakan, memiliki perakaran yang kuat dan tahan kekeringan. Termasuk kelompok ini antara lain : Brachiaria brizhantha, Brachiaria ruziziensis, Brachiaria mutica, Paspalum dilatatum, Digitaria decumbens, Choris gayana, African star grass (Cynodon plectostachyrus). AAK (1983). Berikut beberapa karakteristik jenis rumput :

Rumput gajah (Pennisetum purpureum)

Pennisetum purpureum disebut juga Rumput Gajah (Indonesia). Rumput ini berasal dari Afrika daerah tropik, perennial dan dapat tumbuh setinggi 3-4,5 m. Berkembang dengan rhizoma yang panjangnya dapat mencapai 1 m. Panjang daun 16–90 cm dan lebar daun 8–35 mm. Kultur teknis rumput ini adalah bahan tanam berupa pols dan stek, interval pemotongan 40-60 hari, responsif terhadap pupuk nitrogen, campuran dengan legum seperti Centro dan Kudzu, produksinya 100-200 ton/ha/th (segar), 15 ton/ha/th bahan kering (BK), renovasi 4-8 tahun (Reksohadiprojo, 1994).

Rumput raja (Pennisetum purpupoides)

Rumput raja berasal dari Nigeria dan terebar luas di seluruh Afrika Tropik. Rumput raja biasanya dikembangkan dengan stek batang atau pols dan mampu tumbuh baik pada tanah ringan sampai berat. Rumput raja dapat tumbuh pada ketinggian 0-3000 m diatas permukaan air laut dengan curah hujan tahunan sebesar 1000 m atau lebih (Reksohadiprojo, 1994). Produksi rumput raja dapat mencapai lebih dari 290 ton/ha/tahun dalam bahan segar dan tahan kering.

Rumput benggala (Panicum maximum)

Panicum maximum disebut juga rumput benggala berasal dari Afrika tropik dan sub tropik. Ciri-cirinya bersifat perennial, batang tegak, kuat, dan membentuk rumpun. Akarnya membentuk serabut dalam, buku dan lidah daun berbulu. Warna bunga hijau atau keunguan (Tumbuh pada daerah dataran rendah sampai pegunungan 0–1200 m di atas permukaan laut. Produksi Panicum maximum yang dihasilkan mencapai 100–150 ton/ha/th dalam bahan segar. Panen pertama dilakukan setelah 2–3 bulan setelah penanaman (Sutopo, 1985)..

Rumput meksiko (Euchlaena mexicana)

Rumput ini bersifat annual, morfologinya seperti tanaman jagung. Tanaman ini berasal dari Mexico dan Amerika Tengah, hidup di daerah tropik yang basah dan subtropik yang tanahnya berair. Ukuran daun pada rumput meksiko lebih lebar dari jenis rumput lain, dengan panjang daun kurang lebih 1,5 meter dan lebar daun kurang lebih 10 cm. tulang daun menjari, batang tidak berbulu dengan diameter kurang lebih 3,5 cm dan batang muda berbentuk pipih serta batang tua berbentuk elips (Sarwono, 1987).

*Review by Edi Prayitno, S.Pt

 

DAFTAR PUSTAKA

Reksohadiprodjo, S. 1985. Produksi Hijauan Rumput dan Legum Pakan Tropik. Cetakan I. Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Sarwono, B. 1987. Macam-Macam Rumput Potong. Trubus, Jakarta.

Sutopo, L. 1985. Teknologi Benih. CV. Rajawali, JakartaLubis, D. A. 1992. Ilmu Makanan Ternak. PT Pembangunan, Jakarta.

 

Sumber : ilmuternakkita.blogspot.com

1 komentar:

  1. AYUK JOIN DAN RASAKAN SENSASI BERMAIN SABUNG AYAM

    KUNJUNGI SITUS KAMI DI
    http://www.gorengayam.com 


    HANYA DI SINI ANDA BISA MERASAKAN KEMENANGAN TERUS MENERUS

    http://panggangayammarketing.blogspot.com/2018/08/keunggulan-ayam-kinantan-putih-dalam.html/


    ========================================================
    INFO SEPUTAR SABUNG AYAM

    SABUNG AYAM

    SABUNG AYAM ONLINE

    SABUNG AYAM BANGKOK

    SABUNG AYAM FILIPINA

    BalasHapus

Designed By Galihghung
2009 - 2016